Pendakian Merapi

Photo ini diambil diatas puncak gunung merapi jawa tengah pada saat beberapa hari sebelum merapi meletus (25 Oktober 2010).

Gunung Bromo

Belakang saya ini adalah Gunung Bromo yan terletak di daerah perbatasan Lumajang-Probolinggo-Pasuruan-Malang.

Kumpul-kumpul

Inilah kegiatan kami kalo pas malam hari,Ngopi pinggir jalan.

Teman Kuliah

Teman-teman kalau pas lagi pada narsis.

Kunjungan Industri

Kunjungan industri ini kami laksanakan ketika kami memasuki semester 5. Tempat industri yang kami kunjungi adalah Jawa Pos dan J-TV.

Sabtu, 12 Februari 2011

Download Silabus RPP KTSP SMK/SMA 2011

Silabus pada hakikatnya menjelaskan secara singkat mengenai materi yang akan dibahas dari setiap mata kuliah dan tujuan yang hendak dicapai dari suatu perkuliahan, atau tahap belajar-mengajar.

atau dengan kata lain Silabus merupakan penjabaran standar kompetensi, Kompetensi dasar dan indikator ke dalam materi pokok/pembelajaran, kegiatan pembelajaran dan pencapaian kompetensi untuk penilaian.

1. KD (Kompetensi Dasar) dituliskan dengan memakai Kata Kerja + Kata Benda, sehingga rumusnya adalah KD=KK + KB
2. Indikator dituliskan dengan memakai Kata Kerja Operasional + Materi Essensial.
3. Materi Pokok adalah Kata Benda yang ada pada masing-masing Kompetensi Dasar (KD).
4. Kegiatan Pembelajaran isinya harus merupakan kegiatan siswa dan life skill yang terkait dengan kegiatan pembelajarannya, dan tidak perlu menggunakan kata-kata siswa dapat, tapi langsung pada kegiatan siswa.
5. Penilaian diisikan dengan jelas jika tes tertulis terdiri dari apa sajakah tertulisnya sesuaikan dengan uraian pada kolom indikator, apakah bisa ESSAY, PILIHAN GANDA, PENYUSUNAN LAPORAN atau lainnya yang sifatnya tertulis. Jika Tes-nya berbentuk Lisan demikian pula tes lisan nya apa saja.
6. Alokasi Waktu, biasanya menggunakan rumus perbandingan 1 2 4 yaitu pada TM (Tatap Muka) dikalikan 1 pada PS (Praktek di Sekolah) dikalikan 2 dan pada PI (Praktek di Industri) dikalikan 4
7. Sumber Belajar wajib dituliskan lengkap Judul Buku, Modul apa, yang ke-berapa serta Pengarang dan Penerbitnya.

DOWNLOAD SILABUS RPP KTSP SMA KELAS 1 / X
1. Sosiologi
2. PKN
3. Matematika
4. Sejarah
5. Seni Rupa
6. Fisika
7. Biologi
8. Bahasa Inggris
9. PAI
10. Ekonomi

DOWNLOAD SILABUS RPP KTSP SMA KELAS 2 / XI

1. Sosiologi
2. Ekonomi
3. PAI
4. Sejarah
5. Biologi
6. Bahasa Indonesia
7. Matematika
8. Seni Rupa
9. PKN
10. Bahasa Inggris

DOWNLOAD SILABUS RPP KTSP SMA KELAS 3 / XII
1. Sosiologi
2. Ekonomi
3. Fisika
4. Sejarah
5. Biologi
6. Bahasa Indonesia
7. Seni Rupa
8. PKN
9. Bahasa Inggris
10. TIK X - XI - XII

Minggu, 06 Februari 2011

IMPLEMENTASI TEORI BELAJAR TERHADAP EVALUASI PENDIDIKAN


1.      Implementasi Teori Behavioristik terhadap Evaluasi Pendidikan
Teori ini secara umum melihat sosok atau kualitas manusia dari aspek kinerja atau perilaku yang dapat dilihat secara empirik. Inti dari teori behavioris terletak pada upaya memahami perilaku secara total . dalam teori ini seseorang dianggap telah belajar jika ia dapat menunjukkan perubahan perilakunya.
Evaluasi pada teori ini didasarkan pada adanya interaksi antara stimulus dan respon yang diterima oleh siswa. Indikasi keberhasilan menurut teori ini adalah adanya perubahan tingkah laku yang nyata dalam kehidupan peserta didik. Perubahan tidak dilihat dari perspektif intelektualnya tetapi lebih pada tingkah laku dalam kehidupan sosialnya.

2.      Implementasi Teori Kognitivisme terhadap Evaluasi Pendidikan
Teori kognitif adalah teori yang mangatakan bahwa belajar adalah suatu proses perubahan persepsi dan pemahaman, yang tidak selalu berbentuk tingkah laku yang dapat diukur dan diamati. Dalam teori ini lebih menekankan bagaimana proses atau upaya untuk mengoptimalkan kemampuan aspek rasional yang dimiliki oleh orang lain. Teori pembelajaran ini adalah sebuah teori pembelajaran yang cenderung melakukan praktek praktek yang mengarah pada kualitas intelektual peserta didik.
Evaluasi pada teori ini ditekankan pada tingkat intelektual atau rasional peserta didik yang telah dicapai. Dalam kognitivisme ini evaluasi dilakukan tidak harus menunggu materi pembelajaran selesai dengan kata lain ditengah-tengah kegiatan pembelajaran guru sudah bisa melakukan proses evaluasi. Jawaban yang dibutuhkan pun tidak terbatas pada satu jawaban pasti akan tetapi siswa dapat lebih kreatif menjabarkan pengetahuan yang dimilikinya selama ini.

3.      Implementasi Teori Kontruktivisme terhadap Evaluasi Pendidikan
Pengertian belajar menurut teori ini adalah proses untuk membangun pengetahuan melalui pengalaman nyata dari lapangan. Artinya siswa akan cepat memiliki pengetahuan jika pengetahuan itu dibangun atas dasar realitas yang ada di lapangan. Teori ini membawa implikasi dalam pembelajaran yang bersifat kolektif dan kelompok.
Evaluasi pada teori konstruktivisme ini digunakan untuk menggali munculnya berfikir divergent, pemecahan ganda, dan bukan hanya satu jawaban yang benar. Selain itu evaluasi disini juga merupakan bagian utuh dari pembelajaran dengan cara memberikan tugas-tugas yang bermakna serta menerapkan apa yang dipelajari yang menekankan pada keterampilan proses.

Kamis, 06 Januari 2011

Cara Menghitung IP Universitas Negeri Malang (UM)

Cara menghitung indeks prestasi adalah sebagai berikut ini akan dijelaskan dengan singkat namun jelas, bila kesulitan anda dapat menghubungi Dedi Mukhlas. Oke. Langsung saja carany adalah sebagai berikut:
Langkah I
  1. Buka dulu daftar nilai Anda di www.siakad.um.ac.id
  2. Masukan Username + Password
  3. Klik DNA untuk melihat lebih jelas
  4. Lihat daftar nilai Anda
  5. Nilai SKS dikalikan dengan N.A (Nilai Akademik)
  6. Setelah itu lakukan perkalian pada mata kuliah yang lainnya.
Contoh: Mata kuliah Bahasa Indonesia ada 2 SKS dan mendapatkan nilai A, maka nilai A x 2 = Nilai
Langkah II
  1. Setelah Anda mengkalikan semua Mata Kuliah Anda, jumlah semua nilai mata kuliah tadi
  2. Total semua hasil perkalian tadi, setelah Anda mendapatkan Total nilai
  3. Total nilai dibangi dengan jumlah SKS
Contoh: Total nilai setelah dikalikan dengan N.A adalah 16, maka angka 16 dibagi dengan jumlah SKS yang ada sebanyak 22. Jadi 16 / 22 = IP
Ket: Untuk mengetahui berapa nilai masing-masing N.A silahkan dibuka Panduan UM nya. Oke
Tabel: Konversi Skor Akhir Mata Kuliah Ke Nilai Akhir Mata Kuliah
Taraf Penguasaan Dalam %
Nilai Huruf
Nilai Angka
91-100
84-90
77-83
71-76
66-70
61-65
55-60
41-54
0-40
A
A-
B+
B
B-
C+
C
D
E
4,00
3,70
3,30
3,00
2,70
2,30
2,00
1,00
0
*) Nilai Akhir dalam bentuk angka digunakan untuk menentukan indeks pretasi mahasiswa. Oke
Untuk lebih jelasnya silahkan perhatikan contoh penghitungan IP sebagai berikut:

Nilai Mata Kuliah
Konversi Nilai
Jumlah SKS
Skor
A
A-
C+
B-
B
B-
B
B+
A-
4
3,7
2,3
2,7
3
2,7
3
3,3
3,7
3
2
3
2
2
2
2
2
4
12
7,4
6,9
5,4
6
5,4
6
6,6
14,8

22 sks
70,5
Indeks Prestasi Mahasiswa
3,2
Langkah-Langkah Menhitung:
1) Konversi dulu nilai kamu menjadi angka terlebih dahulu.
2) Hasil angka konversi nilai kalikan dengan jumlah sks mata kuliah.
3) Lakukan langkah 2 pada mata kuliah yang lain sampai selesai.
4) Setelah semua mata kuliah selesai di kalikan dan ditemukan skornya.
5) Jumlah semua skor tersebut dan jumlah juga total SKS semester kamu.
6) Rumus: Total Skor / Jumlah SKS = IP.

Semoga membantu,....

Minggu, 19 Desember 2010

PENULISAN DAFTAR PUSTAKA

A. Ketentuan Umum

Ketentuan-ketentuan umum penulisan Daftar Pustaka dalam sebuah karya ilmiah adalah berikut:
  1. Hanya referensi-referensi yang disebut dalam teks utama yang dimasukkan dalam daftar referensi. Gunakan judul Daftar Pustaka pada halaman yang memuat daftar referensi.
  2. Referensi-referensi berupa hasil komunikasi personal, wawancara, dan sejenisnya, tidak dimasukkan dalam Daftar Pustaka (kecuali hasil wawancara yang dimuat dalam suatu penerbitan).
  3. Gelar pengarang tidak dicantumkan.
  4. Daftar referensi disusun menurut abjad dengan satu spasi.
  5. Ketik baris pertama dari setiap referensi rata kiri, dan baris selanjutnya masuk ke dalam (hanging) satu sentimeter atau lima spasi.
  6. Dari satu referensi ke referensi lainnya diberi jarak dua spasi.
  7. Jika referensi dalam Daftar Pustaka terdiri dari berbagai kategori (buku, dokumen-dokumen, koran/majalah, sumber internet, dsb), kelompokkan referensinya sebagai berikut:
    a. Untuk buku-buku, jurnal, proceedings, laporan penelitian, diktat, dan sejenisnya, tidak perlu diisi nama kategori (referensi utama)
    b. Masukkan referensi berupa Undang-Undang, Peraturan, SK, dokumen-dokumen, Berita Acara, dan sejenisnya dalam kategori:
    Dokumen-Dokumen.
    c. Masukkan referensi yang berasal dari majalah, koran ke dalam
    kategori: Majalah [jika hanya berisi sumber dari majalah], Koran
    [jika hanya berisi sumber dari], atau Majalah/Koran [jika berisi sumber dari majalah dan koran].
    d. Masukkan referensi yang berasal dari internet dalam kategori:
    Sumber Internet.
    e. Dan kategori lainnya (bila dianggap perlu)
B. Ketentuan Khusus:

Ketentuan-ketentuan khusus dalam penulisan Daftar Pustaka dijelaskan
dalam uraian berikut:

1. Referensi dari Buku:

a. Daftar Pustaka disusun menurut urutan abjad.
b. Penyebutan referensi dalam Daftar Pustaka dimulai dengan nama penulis (nama keluarga/belakang, nama depan) [titik], tahun publikasi [titik], judul buku dicetak miring [titik], tempat publikasi
[titik dua], penerbit [titik]. Contoh:

c. Buku yang dikarang oleh dua atau tiga pengarang, penulisannya sebagai berikut berikut:

d. Jika sebuah buku mempunyai empat atau lebih penulis, cantumkan penulis pertama, diikuti dengan et al. untuk mengindikasikan penulis lainnya:


e. Jika sebuah buku terdiri tiga pengarang atau lebih dan ada pengarang yang namanya terdiri dari satu kata (tanpa nama keluarga/belakang), maka penulisannya memakai tanda titik koma (;) untuk membedakan pengarang satu dengan lainnya. Contoh:

f. Jika referensinya adalah seorang pengarang dengan dua karya ilmiah maka nama pengarang tersebut di urutan kedua ditulis dengan “ .” (garis bawah panjang [titik], yang artinya sama atau idem) dan referensinya diurut secara kronologis (tahun terbit tulisan/buku), bukan secara alfabetis. Contoh:

g. Jika referensi pertama adalah seorang pengarang dengan karya ilmiah yang dibuat sendiri, dan dalam referensi kedua pengarang ini membuat karya ilmiah dengan orang lain, maka referensi kedua ditulis dengan “ , dan pengarang lain” (garis bawah panjang [koma] dan pengarang lain). Contoh:

Dengan pola penulisan yang sama, referensi di Daftar Pustaka bisa seperti di bawah ini:
h. Referensi dengan pengarang yang sama dan tahun terbit yang sama disusun secara alfabetis dan ditandai dengan huruf kecil (a, b, c) tepat setelah tahun.
i. Sebuah buku yang ditulis oleh korporat, lembaga atau organisasi disusun seperti berikut :
j. Untuk buku yang diedit, di dalam Daftar Pustaka referensinya disusun
seperti berikut :
k. Artikel dalam buku:
Tahun terbit referensi untuk artikel dalam buku hanya ditulis satu kali (karena umumnya sama), kecuali disebutkan bahwa tahun terbit artikel untuk pertama kalinya (atau copyrightnya) berbeda dengan tahun terbit buku.
2. Referensi dari Diktat/Bahan Ajar:
3. Referensi dari Terbitan Berkala Ilmiah (Jurnal Ilmiah, dsb)
a. Jika Volume dan Nomor terbitannya lengkap, penyebutannya: nama jurnal, volume, nomor (dalam kurung), halaman.

b. Jika tidak ada Volume-nya:
4. Referensi dari Majalah
Penulisan referensi yang bersumber dari majalah adalah sebagai berikut :
a. Jika ada nama pengarangnya:
b. Jika tidak ada nama pengarangnya:
5. Referensi dari Surat Kabar/Koran
a. Jika ada nama pengarangnya:
b. Jika tidak ada nama pengarangnya :
6. Referensi dari Abstrak
Jika mengutip dari abstrak, penulisannya sama halnya dengan mengutip dari majalah atau jurnal, tetapi dengan mencantumkan kata “Abstrak” dalam tanda kurung “[ ]”.
7. Referensi dari Review Buku
Contoh berikut merupakan cara menulis referensi yang berasal dari
review sebuah buku.
8. Hasil Wawancara Tertulis dalam Sebuah Penerbitan
Referensi hasil wawancara yang dimuat dalam sebuah tulisan, penulisan referensinya adalah sebagai berikut:
9. Sumber dari Internet
a. Artikel online yang referensinya lengkap
b. Artikel Jurnal yang online
c. Artikel online yang referensinya tidak lengkap
1) Tanpa tempat terbit dan penerbit:
2) Tanpa tahun terbit, tempat terbit, dan atau penerbit:
10. Online Massages
Teks-teks atau pesan-pesan online yang dapat diakses oleh pembaca seperti pesan-pesan yang dikirimkan pada sebuah newsgroup, discussion/mailing list (mail forum), signboard atau forum online ( web forum) , dan l a i n sebagainya—daftar referensi di dalam Daftar
Pustaka dibuat sebagai berikut:
11. Cakram Digital (CD, VCD, DVD, dsb)
12. Pita Kaset Video (Videotape)